Skip to main content

Internet Protokol

http://4.bp.blogspot.com/-7hfNeRRX-CM/TyZ4GqpUk1I/AAAAAAAABJw/V65tYWKwdr8/s1600/500px-IP.png 
Deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:


  


Sumber:

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Blog

Langkah-langkah membuat blog : Tuliskan www.blogger.com di addressbar. Sign in menggunakan akun google atau bisa langsung masuk jika kita sudah sign in sebelumnya.     3. Klik tulisan Blog Baru.       4. Kemudian akan muncul gambar berikut.         Isikan judul,alamat dan pilih template yang Anda suka, contoh : Judul: Teknologi  Alamat: muhfarizpelajaran.blogspot.com  Template: Tampilan Dinamis             5. Selesai, posting sesuatu yang bermanfaat. Tampilan setelah dibuat:

ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)

  Salah satu bentuk dari teknologi digital subscriber line . Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, sehingga data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain. Sejarah Sebelum ADSL, ada sistem yang disebut dial-up. Sistem ini menggunakan sambungan kabel telepon sebagai jaringan penghubung dengan penyelenggara jasa Internet. Namun dalam penggunaannya, dial-up memiliki beberapa kekurangan. Seperti rendahnya kecepatan dalam mengakses Internet, terlebih pada waktu tertentu yang merupakan waktu sibuk atau office hour. Selain itu, karena menggunakan sambungan telepon, kita tidak bisa menggunakan telepon bila sedang melakukan koneksi Internet. Penggunaan sambungan telepon juga memungkinkan tingginya tingkat gangguan atau noise bila sedang menggunakan Internet. Kekurangan lainnya adalah sistem penghitungan tarif dial-up yang masih berdasarkan waktu dan mahal. ADSL merupakan salah satu dari beberapa jenis DSL, disamping SDSL, GHDSL, I...

Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Menginstal Server Debian

Langkahnya sebagai berikut... Setting dan konfigurasi IP dengan cara mengetik di terminal,  nano /etc/network/interfaces, Konfigurasi: auto eth0 --> untuk membuat otomatis iface eth0 inet static --> ip server harus static agar tidak berubah-ubah address "..." --> satu class dengan jaringan yang terhubung ke internet Ex: 192.168.0.2 netmask "..." sesuai dengan prefix yang dibuat Ex: 255.255.255.248 network ".." harus berakhiran 0 dibelakangnya, satu class dengan ip address Ex: 192.168.0.0 broadcast ".." harus berakhiran sesuai dengan prefix. Ex: 192.168.0.7 gateway "..." biasanya diakhiri dengan angka 1, ini sebagai jalan dalam jaringan. Ex: 192.168.0.1 dns-nameservers ".." ip yang biasanya disamakan dengan ip host. Ex:192.168.0.2 dns-search ".." domain Ex: tekno.com Setting repository nano /etc/apt/source.list  ubah sesuai dengan repo local yang terdekat sesuai dengan keingi...