Skip to main content

Routing Static Mikrotik



Lets make a simple routing setup illustrated in image below



Ether1 of Router1 is connected to ISP and will be the gateway of our networks. Router2 is connected to ether2 of Router1 and will act as a gateway for clients connected to it from LAN2. Router1 also connects one client to ether3. Our goal is to create setup so that clients from LAN1 can reach clients from LAN2 and all of them can connect to internet.
Configuration

Lets consider that ISP gave us an address 10.1.1.2/30 and gateway is 10.1.1.1

Router1:
 /ip address add address=10.1.1.2 interface=ether1 add address=172.16.1.1/30 interface=ether2 add address=192.168.1.1/24 interface=ether3
/ip route add gateway=10.1.1.1 add dst-address=192.168.2.0/24 gateway=172.16.1.2


Router2:
 /ip address add address=172.16.1.2/30 interface=ether1 add address=192.168.2.1/24 interface=ether2
/ip route add gateway=172.16.1.1


If you look at configuration then you will see that on Router1 we added route to destination 182.168.2.0/24. It is required for clients from LAN1 to be able to reach clients on LAN2. On Router2 such route is not required since LAN1 can be reached by default route.

Catatan: Lampirkan address yang akan di route

Sumber:
http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:Simple_Static_Routing

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Blog

Langkah-langkah membuat blog : Tuliskan www.blogger.com di addressbar. Sign in menggunakan akun google atau bisa langsung masuk jika kita sudah sign in sebelumnya.     3. Klik tulisan Blog Baru.       4. Kemudian akan muncul gambar berikut.         Isikan judul,alamat dan pilih template yang Anda suka, contoh : Judul: Teknologi  Alamat: muhfarizpelajaran.blogspot.com  Template: Tampilan Dinamis             5. Selesai, posting sesuatu yang bermanfaat. Tampilan setelah dibuat:

ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)

  Salah satu bentuk dari teknologi digital subscriber line . Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, sehingga data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain. Sejarah Sebelum ADSL, ada sistem yang disebut dial-up. Sistem ini menggunakan sambungan kabel telepon sebagai jaringan penghubung dengan penyelenggara jasa Internet. Namun dalam penggunaannya, dial-up memiliki beberapa kekurangan. Seperti rendahnya kecepatan dalam mengakses Internet, terlebih pada waktu tertentu yang merupakan waktu sibuk atau office hour. Selain itu, karena menggunakan sambungan telepon, kita tidak bisa menggunakan telepon bila sedang melakukan koneksi Internet. Penggunaan sambungan telepon juga memungkinkan tingginya tingkat gangguan atau noise bila sedang menggunakan Internet. Kekurangan lainnya adalah sistem penghitungan tarif dial-up yang masih berdasarkan waktu dan mahal. ADSL merupakan salah satu dari beberapa jenis DSL, disamping SDSL, GHDSL, I...

Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Menginstal Server Debian

Langkahnya sebagai berikut... Setting dan konfigurasi IP dengan cara mengetik di terminal,  nano /etc/network/interfaces, Konfigurasi: auto eth0 --> untuk membuat otomatis iface eth0 inet static --> ip server harus static agar tidak berubah-ubah address "..." --> satu class dengan jaringan yang terhubung ke internet Ex: 192.168.0.2 netmask "..." sesuai dengan prefix yang dibuat Ex: 255.255.255.248 network ".." harus berakhiran 0 dibelakangnya, satu class dengan ip address Ex: 192.168.0.0 broadcast ".." harus berakhiran sesuai dengan prefix. Ex: 192.168.0.7 gateway "..." biasanya diakhiri dengan angka 1, ini sebagai jalan dalam jaringan. Ex: 192.168.0.1 dns-nameservers ".." ip yang biasanya disamakan dengan ip host. Ex:192.168.0.2 dns-search ".." domain Ex: tekno.com Setting repository nano /etc/apt/source.list  ubah sesuai dengan repo local yang terdekat sesuai dengan keingi...